GERAK CEPAT ANSAR

Spread the love

Birgaldo Sinaga, [15.04.21 07:52]

Bill Gates, orang terkaya di dunia, pendiri Microsoft, sebelum memasuki millenium baru, dua dekade lalu, menulis dalam bukunya “Business @ The Speed of Thought”. Bahwa abad sekarang adalah abad kecepatan.

Bill Gates mengatakan bahwa kunci sukses perusahaan di abad 21 terletak pada kemampuan mereka mengumpulkan, mengelola, dan memanfaatkan informasi.

“Information flow is your lifeblood,” tuturnya. Informasi itu terus berubah dengan cepat.

Apa yang diramalkan Bill Gates dua dekade lalu akhirnya menjadi kenyataan.

Dua dekade lalu, jika kita ingin makan siang, tentu harus pergi ke warung atau restoran. Tapi kini cukup dengan smart phone disentuh, makanan datang diantar oleh kurir.

Satu dekade lalu, jika kita belanja keperluan rumah, kita harus ke pasar atau pusat perbelanjaan. Tapi kini cukup dengan smart phone, barang yang ingin kita beli langsung diantar kurir.

The world has change. Dunia telah berubah. Perubahan itu tak bisa dibendung.

Kecepatan menjadi kunci dalam berdaya saing. Siapa yang bergerak lebih cepat, akan menang.

Beberapa waktu lalu, seorang teman meminta tolong pada saya. Ia dan beberapa temannya ingin bertemu dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Saya mengirim pesan itu kepada Ketua Timses Pemenangan Ade Angga. Angga menyarankan agar saya meminta jadwal ke aspri gubernur.

“Siap Bang”, balas Aspri Gubernur.

Saya mengirim balasan pesan Aspri Gubernur Kepri itu ke teman saya untuk sabar menunggu jadwal pertemuan.

“Sedang diatur”, ujar saya.

Setelah semuanya beres, lalu saya terbang ke Jakarta. Cukup lama, hampir sebulan lamanya saya di Jakarta.

Selang beberapa waktu kemudian, sebuah pesan masuk.

“Bro..belum ada kabar dari Dompak?”, tanya teman saya.

Upsss. Apa yang terjadi? Saya pikir audiensi sudah beres. Sudah selesai. Semua berjalan lancar.

Seminggu yang lalu tanda tanya di hati itu akhirnya terjawab. Kebetulan saya mendengarkan langsung dari Gubernur Ansar.

“Saya mohon maaf kepada semua teman-teman yang meminta waktu saya untuk audiensi atau undangan kegiatan organisasi. Selama dua bulan ini saya memang fokus untuk membuka hubungan ke pemerintah pusat. Membangun kanal baru dengan para stake holder di pusat agar Kepri segera bangkit dari pertumbuhan ekonomi negativ”, ujar Ansar.

Saya melihat wajahnya sedikit lelah malam itu. Hampir menjelang tengah malam Ansar memimpin rapat. Padahal, ia baru saja pulang dari Anambas. Ada lingkaran hitam tampak di kantung matanya.

“Insha Allah, setelah semua berjalan lancar, jika lingkaran hubungan dengan pemerintah pusat terbangun baik, saya akan bertemu dengan semua lapisan masyarakat”, ujar Ansar.

Saya teringat dengan pembicaraan dengannya di masa kampanye lalu.

Katanya, di masa sulit pandemi Covid 19 ini, kita tak punya banyak waktu untuk ongkang-ongkang kaki menunggu uang datang. Kita harus menjemputnya. Kita harus mengejarnya. Dengan kecepatan tinggi. Dengan determinasi tinggi. Agar kita bisa berdaya saing. Agar ekonomi kita bangkit.

Hari ini, kata-kata Ansar yang diucapkannya 3 bulan lampau itu, dijawabnya dengan bukti. Sejak hari pertama dilantik, Ansar langsung tancap gas. Gaspoll. Pasang gigi penuh.

Tidak heran, baru beberapa minggu sejak dilantik, kita melihat Gubernur Ansar sudah wara wiri ke Jakarta bertemu beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju.

Ansar dengan mudah bertemu dengan Menteri Kominfo Johny G Plate. Hasilnya, Menkominfo berkomitmen membangun jaringan internet di Natuna dan Anambas. Masalah leletnya jaringan di sana akhirnya teratasi.

Ansar dengan mudah bertemu dengan Menteri PUPR Basuki Hadimulyono untuk memastikan pembangunan jembatan Batam Bintan terlaksana dan selesai pada 2024.

Ansar juga pergi menemui Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Ia mengajak Sandiaga keliling Kepri melihat kekuatan pariwisata Kepri yang terselimuti debu.

Hasilnya, kebijakan travel bubble digulirkan. Pariwisata Bintan dan Batam akan menggeliat kembali. Kunjungan turis ke Kepri terbesar kedua setelah Bali ini akan bertumbuh lagi.


Belum lagi, kecepatan Ansar mencari peluang2 potensi pendapatan daerah baru. Seperti ceruk labuh jangkar di perairan Kepri. Belum lama ini, Ansar meresmikan pengelolaan labuh jangkar di Barelang. Ada potensi pendapatan 200 M.

Ia juga bertemu dengan Menteri Marvest Luhut B Pandjaitan. Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Mendag M Lutfi. Juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Hasilnya Batam Logistic Ecosistem di Batu Ampar yang diresmikan pertengahan Maret.

Gerak cepat Gubernur Ansar itu semuanya untuk memastikan arah pembangunan nasional mengarah ke Kepri juga.

Teman2 saya yang sedikit kecewa itu, akhirnya mengerti situasi yang dihadapi Kepri. Mereka akhirnya apresiasi atas gerak cepat Gubernur Ansar.

Tak ada jalan lain, tugas pemimpin memang membuat terobosan. Agar anak-anaknya di belakang bisa terus berlari kencang menjemput masa depan Kepri yang gemilang.

Seperti kata Bill Gates, ini abad kecepatan. Dalam bisnis tentu di dalamnya ada persaingan di pasar. Siapa yang paling cepat, dialah yang menjadi terdepan. Bill Gates sangat tahu tentang hal ini, oleh karena itu dia memegang prinsip kecepatan dalam menjalankan perusahaan.

Dan Gubernur Ansar telah bergerak cepat. Siapa cepat, akan berdaya saing. Siapa cepat akan menang.

“Jika benar begitu, saya optimis Kepri akan bangkit maju bro”, ujar teman saya sambil tersenyum sumringah.

“Ya iyalah bro..Abang Kita Keren kan…”

Birgaldo Sinaga

Terraadmin

Situs ini dibuat atas dasar ide dan gagasan dari Bang Birgaldo Sinaga. dan di kelola oleh admin : Iskandar,S.Kom

Satu tanggapan untuk “GERAK CEPAT ANSAR

Tinggalkan Balasan ke ani Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *